Proyek Jalan Tengah Dimulai, Warga Berharap Hasilnya Bagus dan Kokoh

Pewarta : Anesmi

LAMPUNG SELATAN, Lampung86.com – Proyek peningkatan jalan lingkungan Dusun Semarang-Dusun Blora, Desa Tanjungsari, Kecamatan Palas, Lampung Selatan (Lamsel) kini tengah di kerjakan, Minggu (17/11/2019).

Pembangunan jalan tersebut di kerjakan oleh CV. Mega Besar Pratama dengan nilai kontrak Rp 1.090.589.978,79. Waktu pengerjaan tertera 70 hari menggunakan dana Apbd 2019 dengan Cv lInti Mulya sebagai konsultan.

Saipul salah satu pekerja penabur cairan aspal menuturkan, pengerjaan proyek tersebut sudah berjalan selama 6 hari, dirinya pun sampai saat ini tidak tahu siapa pemborong pekerjaan itu.

”Saya bukan orang sini mas, saya dari Metro, kami baru bekerja di sini sekitar 6 Hari ini, jadi gak tau siapa nama pemborong dan pengawasnya,” ujar Saipul.

Sutik, selaku pelaksana lapangan yang juga beraasal dari Metro mengatakan, proyek peningkatan jalan sepanjang 1.847 meter itu didasari menggunakan batu ukuran 3/5 dan 2/3 serta 25 drum aspal disiapkan untuk disiramkan srbagai petekat.

”Kami menggunakan batu 3/5, 2/3 sebagai dasaran lalu di coting, setelah selesai baru ditabur scrining Lapisan Penetrasi (Lapen). Untuk pendasaran hotmix, dilakukan 2 kali pengkontingan. Dari 25 drum aspal yang disiapkan, saat ini sudah 8 drum yang dipaksi”, terang Sutik

Lebih lanjut, Sutik juga menjelaskan bahwa dirinya sudah melakukan penyemprotan rumput di jalan yang akan dibangun. “Namun akibat hujan kemarin, rumput nya hijau lagi”, kilah dia.

Rian, salah seorang warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi pembangunan mengatakan, jalan yang sudah dibangun terlihat mulus dan lebih nyaman untuk aktivitas warga sehari hari.

Rian berharap pembangunan jalan dikerjakan sesuai aturan, dan memiliki kualitas yang baik. Sebab, jalan tersebut merupakan akses masyarakat untuk mengeluarkan hasil pertanian dan perkebunan

”Alhamdulillah, jalan ini sudah di bangun. Semoga saja hasilnya bagus dan tidak cepat rusak mas, karena jalan ini lintasan penghubung desa yang kerap di lalui mobil pengangkut pisang dan kelapa”, pungkasnya

Pantauan Lampung86.com di lokasi, proyek peningkatan jalan di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Palas, Lamsel itu, penaburan batu split 3:5 terlihat kurang merata. Begitu juga ketebalan batu split 2/3 nya terlihat jauh dari standar.

Pekerjaan terkesan kurang pengawasan, sehingga batu onderlagh masih terlihat nongol. Apalagi, rumput rumput hijau masih terlihat rimbun menumbuhi badan jalan yang sedang di bangun.

Editor : M. Choiri, S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *