Buka Seminar Keperawatan, Zaiful Bokhari Akan Permudah Izin Praktek dan Status Perawat TKS

Sumber : Humas

LAMPUNG TIMUR, Lampung86.com – Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari membuka Seminar dan Worshop Keperawatan DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Lampung Timur di Aula RSUD Sukadana, Minggu (17/11/2019).

Acara bertemakan “Menjawab Tantangan Peraturan Mentri Kesehatan nomer 26 tahun 2019 Tentang Penjelasan UU nomor 33 tahun 2014 serta Pengelolaan Akun PPNI Secara Mandiri” itu, sebanyak 250 peserta turut ambil bagian dalam seminar. 

Dalam laporannya, Ketua DPD PPNI Lampung Timur, Mulyo, mengatakan, kegiatan digelar untuk meningkatkan pemahaman anggota PPNI tentang peraturan dan perundang-undangan kesehatan terbaru. 

Selain itu, juga bertujuan untuk meningkatkan minat peningkatan pengetahuan tentang keilmuan dibidang kesehatan khususnya keperawatan, serta pengetahuan tentang pengelolaan akun PPNI secara mandiri kepada setiap anggota. 

Mulyo berharap Pemda Lampung Timur dapat menerapkan program 1 Desa 1 Perawat. “Kami sangat berharap kepada Pemkab Lamtim melalui bapak bupati untuk bisa mengadakan program 1 desa 1 perawat seperti kabupaten lain di Indonesia”, ujarnya.

Mendukung apa yang di sampaikan Mulyo, Ketua DPW PPNI Provinsi Lampung, Dedi Afrizal juga berharap pemkab Lamtim dapat memprioritaskan program 1 desa 1 perawat agar dapat di jalankan di Kabupaten Lampung Timur. 

“Kami juga mohon bantuan untuk kesejahteraan perawat karena di Lampung Timur ini masih cukup banyak perawat Tenaga Kerja Sukarela (TKS). Mudah-mudahan dengan bantuan pak bupati kawan kawan bisa berubah menjadi tenaga honorer supaya jelas statusnya”, ujar Dedi

Selain itu, Dedi juga meminta bantuan terkait perizinan praktek mandiri, karena pihaknya tidak bisa mengawasi dan membina perawat-perawat jika mereka tidak memiliki izin. 

“Disini kami mengharapkan kemudahan-kemudahan dalam proses perizinan, sehingga kawan-kawan kami ini memiliki perlindungan hukum terkait dengan praktek mandiri keperawatan”, pungkas Dedi

Menjawab hal tersebut, Zaiful Bokhari mengatakan, harapan PPNI agar 1 desa 1 perawat, kata Zaiful sudah di bicarakan dengan Plt. Kadis Kesehatan. Namun jika terkait dengan permasalahan regulasi perlu di carikan solusi yang terbaik

“Yang paling penting bagaimana peningkatan kesejahteraan para perawat itu sendiri bisa kita tingkatkan. Silahkan nanti di diskusikan antara PPNI dengan Dinas Kesehatan agar dapat dibuatkan langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan”, ujar Zaiful

Untu izin praktek, lanjut Zaiful, PPNI adalah sebuah organisasi, maka silahkan koordinasi dengan PPNI, yang penting persyaratannya dipenuhi. “Kalau izin dari Pemkab, sudah saya ingatkan kepada jajaran pemda agar tidak mempersulit, kalau bisa sehari kenapa harus sebulan”, tandasnya.

Zaiful pun kembali ingatkan jajarannya untuk tidak main-main terkait perizinan. “Kalau ada oknum berusaha memperlambat perizinan, baik itu izin praktek atau izin lainnya, silahkan lapor ke saya, dan saat itu juga akan saya ganti”, pungkasnya. 

Selain bupati, Ketua DPW PPNI Lampung dan Ketua DPD PPNI Lampung Timur, acara juga dihadir Plt Kadis Kesehatan Lampung Timur Nur Syamsu dan Forkopimcam Sukadana.  

Editor : M. Choiri, S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *