Libapan Warning Rekanan Untuk Menjaga Transfaransi

Pewarta : Rado

BANDAR LAMPUNG, Lampung86.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (Dpd) Lembaga Infestigasi Badan Penyelamat Azet Negara Propinsi Lampung (Libapan), Ferry Saputra meminta kepada para pelaksana pekerjaan proyek baik itu yang bersumber dari dana APBN maupun APBD untuk mengedepakan transfaransi, terutama tentang pemasangan plang atau papan nama pekerjaan.

Hal tersebut dinilai penting, mengingat amanat perundang undangan yang menyatakan bahwa masyarakat juga berhak memantau proses pekerjaan.

“Meski sebagian kalangan menilai bahwa plang proyek adalah hal sepele namun ini bisa menjadi bumerang pada pekerjaan tersebut, aturanya jelas bahwa setiap pekerjaan harus ada papan nama kegiatan, ini juga memudahkan pihak masyarakat untuk memantau proses pekerjaan tersebut,” ungkapnya pada awak media.

Lebih lanjut pria yang akrap disapa bang Feri ini mengatakan, hampir diseluruh Propinsi Lampung didapati kegiatan pembangunan tanpa papan nama proyek.

“Pada umumnya proyek Dana APBN dan APBD provinsi dan APBD kabupaten kota, masih banyak yang tidak mau pasang papan nama proyek. Mungkin karena takut ada lembaga yang pantau, jadi bisa langsung tau pagu anggaran dan CV atau PT yang kerjakan,” tuturnya, Selasa (15/10).

Ia juga mengatakan bahwa hasil pantauan lembaga yang dikomandoi dapat disimpulkan belum banyak pihak rekanan yang memperhatikan tentang pemasangan papan nama.

“Hasil pantauan Dpd Bapan Provinsi Lampung, dari empat belas kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Lampung, diperkirakan hanya 15% pekerjaan yang dapat dinyatakan baik dari segi ketrasfaranan, kondisi ini juga bertolak belakang dengan amanat undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan publik,” pungkasnya.

Editor : M. Choiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *