Rekanan Lokal Keluhkan Hilangnya Paket Proyek Saat Dilakukan Penawaran

Pewarta : Anesmi

LAMPUNG SELATAN, Lampung86.com – Pihak Rekanan lokal keluhkan  sejumlah paket proyek yang hilang saat dilakukan penawaran pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik  (LPSE) Provinsi Lampung tahun anggaran 2019, Selasa (08/10).

Terkait hilangnya sejumlah paket proyek di LPSE tersebut berbuntut protes dan mandeknya sejumlah kontraktor-kontraktor lokal yang berniat turut mengajukan penawaran.

Kepada media ini, Muji (bukan nama sebenarnya) mengatakan bahwa ada beberapa paket proyek di Lampung Selatan yang hilang saat akan dilakukan penawaran di LPSE. Padahal, dari pihak kontraktor sudah melengkapi persyaratan yang sudah di tentukan.

“Pada saat tayang lelang,  ketika kami masukkan penawaran, kok paket itu tiba-tiba hilang, ini jelas-jelas merugikan kami. Padahal kami sudah membuat RAB, kami menduga ada permainan atau sengaja ada yang menghilangkan paket tersebut”, ujar Muji  

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Pengadaan Barang dan Jasa Lamsel A. Muhsinin mewakili Kabag yang lagi dinas luar tidak berkenan menjelaskan hilangnya paket proyek yang saat dilakukan penawaran menghilang. Ia berdalih masalah tersebut bukan wewenangnya untuk menjawab.

“Ada laporan masuk ke kami prihal hilangnya beberapa paket yang hilang, dan hal ini sudah kami tindak lajuti dengan melaporkan ke LPSE Provinsi”, ungkap Muhsinin.

LPSE Lamsel, lanjut Muhsinin, sudah mandiri, namun saat ini masih nginduk ke LPSE Provinsi, sehingga semua masuk keranah Provinsi. Terkait aduan atau laporan dari kontraktor, pihaknya juga sudah sampaikan ke LKPP, sehingga berdampak banyak paket-paket yang belum bisa di lelang. 

“Ada tujuh paket yang hilang, agar Lebih detail tanya ke LPSE Provinsi aja bang, karna kita hanya mengajukanya saja”, pungkas Muhsinin.

Editor : M. Choiri, S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *