Jika Besok Tak Ditangkap, Wartawan Mesuji Dan Tulang Bawang Akan Lapor Ke Mapolda Lampung

Pewarta : Riken

MESUJI, Lampung86.com – Laporan tindak penganiayaan terhadap Aan Setiawan dan Buhari selaku wartawan media online, Kamis 12 Septeber 2019 lalu, hingga kini belum juga ada tindakan tegas dari pihak kepolisian.

Polsek Banjar Agung, Tulang Bawang dinilai lamban dalam menindak lanjuti laporan korban. Padahal, identitas dan keberadaan terduga pelaku sudah di ketahui serta tak sulit menangkap jika pihak kepolisian serius bekerja.

Ketua DPC Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) Kabupaten Mesuji, Herman Baginda kembali desak Kepolisian Resot Tulang Bawang (Polsek Banjar Agung) segera tangkap terduga pelaku pengroyokan. 

Menurut Herman Baginda, apa masalahnya hingga pihak Polsek Bajar Agung harus mengulur ulur waktu, jika semua identitas dan keberadaan para terduga pelaku sudah di ketahui.

“Kita mendesak pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Banjar Agung, Tulang Bawang agar segera tangkap para terduga pelaku. Mengapa jadi lambat dan apa kendalanya, sedangkan rumah serta foto terduga pelaku sudah di kantongi pihak kepolisian”, tegas Herman.

Saat ini, lanjut Herman, teman – teman wartawan di Mesuji dan Tulang Bawang bersama korban telah sepakat, jika besok pihak Polsek Banjar Agung belum juga menangkap para terduga pengeroyokan, pihaknya akan melaporkan kasus tersebut ke Mapolda Lampung.

“Aan setiawan itu wartawan bertugas di Kabupaten Mesuji, sedangkan Buhari bertugas di Kabupaten Tulang Bawang, jadi kami wartawan dari dua kabupaten sepakat apa bila dalam waktu dekat pihak Polsek Banjar Agung belum juga menangkap para pelaku pengeroyokan, kami akan melaporkan kejadian ini ke Polda Lampung”, pungkas Herman.

Editor : M. Choiri, S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *