Pemkot Metro Hentikan Penimbunan dan Pengalihan Sungai di MetroTimur

Pewarta : Samsi & Holik

KOTA METRO, Lampung86.com- Penimbunan aliran sungai/anak sungai di Kelurahan Tejosari Metro Timur dihentikan, pasalnya ada dugaan belum memiliki izin dan melanggar Peraturan Pemerintah (PP) nomor 38 Tahun 2011 Tentang Sungai terutama pada pasal 57 ayat 1 dan 2, Perda Kota Metro nomor 10 Tahun 2010 tentang bangunan gedung.

Walikota Metro, H Ahcmad Pairin Selasa (11/09/19) saat dimintai keterangan mengatakan bahwa dirinya telah instruksikan Sekkot Metro untuk mencrosscheck tentang penimbunan sungai atau anak sungai tersebut.

Lanjut Pairin, bahwa dirinya telah mendapatkan laporan dari Sekkot Metro A Nasir AT, yang intinya kegiatan itu untuk sementara dihentikan, sampai keluarnya izin dari pemerintah daerah, jelas Pairin.

Ditempat terpisah Asisten Bidang Pembangunan Yery Ehwan mengatakan, setiap kegiatan yang belum ada izin adalah ilegal dan setiap kegiatan yang ilegal harus dihentikan, tegasnya.

Lanjut Yeri bahwa dirinya telah mendapat laporan dari Camat Metro Timur tentang adanya penimbunan di sungai atau anak sungai di kelurahan Tejosari Kecamatan Metro Timur, lalu Yeri menyarankan kepada Camat untuk membuat laporan tertulis kepada Walikota Metro agar dapat ditindak lanjuti, jelasnya.

Sementara Edi Pakar selaku Kepala PTSP Kota Metro menjelaskan bahwa sesuai dengan Permendagri nomor 138 Tahun 2017 tentang Penyelenggara Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah sesuai dengan bunyi pasal 9(1) berbunyi dalam penyelenggaraan pelayanan perizinan dan non perizinan, PTSP bertanggung jawab secara administratif saja, sedangkan tanggung jawab teknis berada pada perangkat daerah terkait.

“Seperti, IMB di Dinas PUTR, Limbah ada di Dinas Lingkungan Hidup, Amdal Lalin ada di Dinas Perhubungan, setelah ada rekomendasi dari tim Teknis baru dapat keluar Perizinannya,” jelas Edi Pakar. 

Editor : M. Choiri, S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *